Sabtu, 2010-09-18 05.38.21 WIB
“Inilah pendakian yang sesungguhnya. Kau harus benar-benar yakin dan mantap jika ingin sampai puncak. Kau sendiri lah yang bisa mengukur kemampuanmu sendiri. Kita tak bisa main-main di sini. Nyawa taruhannya.” kata seorang sahabat.
Ini adalah rute terberat sepanjang jalur pendakian, Arcopodo menuju puncak Mahameru. Medan yang berpasir membuat langkah kami sangatlambat, jarak yang harusnya bisa kami tempuh hanya dengan 1 langkah, harus kami tempuh dengan 5 langkah. Angin gunung yang kadang berhembus sangat kencang, suhu udara yang sangat dingin (di bawah 10 derajat Celcius), dan track ini sangat panjang dengan kemiringan hingga 50-60 derajat dari garis horizontal. Merangkak adalah yang harus dilakukan. Akhirnya kondisi fisik menentukan jarak antara kami..
Di sinilah ‘quote 5 cm’ ini benar-benar sangat terasa: “Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya. Serta mulut yang akan selalu berdoa…”
Tak ada kata untuk mundur, kembali, dan menyerah! Kejarlah impianmu, bahkan jika kau harus merangkak sekalipun!
“Aku mengerti sekarang, bahwa mendaki gunung sesungguhnya bukanlah untuk menaklukan puncaknya, tetapi untuk menaklukan diri kita sendiri, agar jangan menyerah oleh hati yang lemah, tekad yang setengah-setengah, dan mimpi yang tak tentu arah. Satu kata: ISTIQOMAH. Aku telah memasang Mahameru 5 cm di depan dahi, dan sekarang aku telah mencapainya. Harus kita kejar dan kita perjuangkan mimpi-mimpi kita!”
“Biarkan dia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung di depan kening kamu. Dan sehabis itu yang kamu perlu cuma…
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya. Serta mulut yang akan selalu berdoa…
Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapa pun.. Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya.
Percaya pada… 5 centimeter di depan kening kamu.”
–copas dari : yohang07.

Wow…. pernah juga ke arcopodo, kalimati, dan monumen Gie di Mahameru. seru….
pernah juga saya alami hal yang sama. namun bukan di mahameru. saat itu memang satu kata yang harus dipegang, ISTIQOMAH… tatkala teman2 yang lain mulai berjatuhan.
Posted by bagustejo™ | November 1, 2010, 5:56 amwah-wah masih sibuk ndaki ni mas kresna… blogwalking neh …
Posted by fachri | November 14, 2010, 4:15 amSubhanallah… pengen banget rasanya jadi relawan, tapi sedang jobseeking, nunggu panggilan²
Posted by ghani arasyid | November 18, 2010, 4:28 pmDari semua tuisamu ini yang sangat mengena di aku:
“dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yg masih punya mimpi dan kenyakinan, bukan cuma seonggok daging yang punya nama”
Itu bener-bener buat aku iri, karna aku jg tidak mau cuma jadi seonggok daging yang punya nama. Aku juga pengen di kenang dengan prestasi.
Kapan bisa terwujud keinginan bisa ikut mendaki gunung, semoga suatu saat bisa terwujud. sukses buat pendakiannya kawan, salam kenal dariku ito, dan di tunggu kunjungan balliknya thanks.
Posted by itorandito | December 9, 2010, 3:57 pmSUBHANALLAH KAK!
sudah sampai mahameru ternyata.
impianku :’)
doakan aku bisa sampai sana juga kak.. Allahuma amin!
Posted by islazahrah | December 29, 2010, 1:07 pmGreat! I like this. Trim’s ya, atas sharenya yang mengesankan.
Posted by My Surya | April 18, 2011, 7:49 pm