GVT adalah Perbuatan


Outbond GVT 08 telah usai, wuih capek., trus apa hubungannya dengan judul? Begini, tema outbond kali ini itu ya itu, iya itu… GVT adalah perbuatan (diadopsi dengan banyak perubahan dari Pak Sutrisno Bachir), tak hanya sekedar di kata tapi butuh bukti yang konkrit. Outbond GVT 08 ini dilaksanain di Kaliadem, 31 Mei – 1 Juni 2008, tepatnya di rumah Mbah Maridjan plus rumah Kakek Udi yang udah dikenal baik sama anak2 THA yang baik. Oke lah kalo gitu sekarang kita cerita2 dikit, sebenarnya ada apa sih di Outbond dan Mabit GVT 08 kemarin?

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, oleh karena rahmat dan hidayahnya kami diberikan kelancaran, kesehatan, keselamatan, dan nikmat indah dari persaudaraan. Kedua-dua langsung lets go aja ke topik cerita kita. Peserta yang tidak ikut ada 99 anak, jadi yang ikut hanya sekitar 150-an. Banyak alasan mengapa sampai 99 anak tidak bisa ikut Outbond GVT kali ini, mulai dari ikut Olympiade (wajar lah anak SMA 1), Tidak diijinkan ortu (wajar juga anak SMA 1), ada acara THA (yang satu ini tidak bisa dikatakan wajar) sampai ada juga yang tidak ikut tanpa keterangan apapun (kalo ini kurang uwajar), tapi eniwey yang jelas mereka yang gak ikut RUGI BESAR! Bayangkan, trainernya saja Oke punya, Acaranya Lebih Oke lagi, apalagi Alamnya..!

First of All, kita ada sesi Indoor, dimulai dengan pendampingan oleh kakak2 pendamping dari KSAI angkatan 05-07 hingga sesi game indoor oleh trainer yang baik. Acara indoor begitu meriah sekali banget (halah., hiperbolis banget) terutama pada saat sesi game indoor, PJ untuk sesi ini yaitu 2 trainer baik dari Teladan07 yaitu Kak Kresna dan Kak Luqman. Dimulai dari perkenalan dengan birthday line, date line, weight line yang mengundang gelak tawa karena ada sebagian peserta yang malu-malu mengungkapkan berat badannya, tapi untuk bocoran saja rentang berat mereka 37-88 kilogram, J. Hingga game membuat benda yang menggambarkan GVT ideal menurut kelompok mereka, media yang digunakan ialah WAS atau dalam bahasa jawanya WAX. Imajinasi mereka begitu meluap2 sampai-sampai mereka ada juga yang menggambarkan GVT dengan ULAR, Traffic Light, Bola tak Bersudut, hingga Bintang gemilang.

Thengg!!! Tepat pukul 10.30 semua peserta keluar rumah! Dingin yang mencekam dan menusuk tulang tak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti sesi selanjutnya (yang ini sangat hiperbolis J). Untung ada Kak Firman yang dengan iringan kontempelasinya membuat renungan semakin terjaga sampai2 lupa waktu juga, weleh weleh… lama banget., tapi oke punya. Untungnya peserta selalu terjaga pada sesi ini, soalnya selain iklimnya yang kondusif, para Paparazi (Kak Yohang plus Kak Nopren) sudah standby mengambil paras wajah yang menawan yang tersinar terang bulan sabit.

Krik.. krik… krik… tak terasa jam tangan menunjukan pukul 12.30. inilah saatnya bagi Kak Yusrin dan Kak Dewo untuk menyalurkan ilmu mereka dibidang security. Tidak sia-sia rupanya mereka bergelut di dunia sekuriti sejak SMA, SEMUA AMAN. Priiiiiittt.., kita patut berterimakasih juga untuk sie acara kita sekaligus time keeper (baca: taim kiper) yaitu Kak Fajri, Kak Ifa, Kak Dayat (yang membantu dengan doa, soale sakit), juga Kak Ipeh (ini juga sakit) dan Kak Dini (sesi malam tdk bisa ikut). Dan tentunya ucapan terimakasih untuk semuanya yang telah mbantu acara, dan tak lupa Pembina kita (Pak Sing dkk) yang bikin GVT lebih punya taste. Tenkyu for All. To be continue (baca: tu bi kontinyu). SEMANGKA!!!

7 thoughts on “GVT adalah Perbuatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s